Perbedaan Picky Eating, Feeding Difficulties, Pediatric Feeding Disorder (PFD), dan ARFID serta Kaitannya dengan ICD-11
Pendahuluan
Istilah picky eating/food fussiness, feeding difficulties, Pediatric Feeding Disorder (PFD), dan Avoidant-Restrictive Food Intake Disorder (ARFID) sering digunakan secara berdekatan dalam praktik pediatri. Meskipun semuanya dapat berkaitan dengan anak yang memiliki masalah makan, keempat istilah tersebut tidak memiliki makna yang sama dan tidak memiliki kedudukan diagnostik yang sama.
Perbedaan ini penting karena picky eating dapat merupakan variasi perilaku makan yang masih sesuai perkembangan, sedangkan feeding difficulties merupakan istilah deskriptif yang luas. PFD merupakan konsep klinis pediatrik yang mencakup gangguan fungsi makan pada beberapa domain, sedangkan ARFID merupakan diagnosis gangguan makan yang memiliki kriteria diagnostik tersendiri dalam ICD-11 dengan kode 6B83.
Dalam praktik klinis, penggunaan istilah secara tepat diperlukan agar perilaku makan anak tidak langsung diberi label sebagai gangguan psikiatri. Sebaliknya, masalah makan yang telah menimbulkan konsekuensi terhadap pertumbuhan, nutrisi, kesehatan, keterampilan makan, atau fungsi psikososial perlu mendapatkan evaluasi yang sistematis.
Perbedaan Picky Eating, Feeding Difficulties, Pediatric Feeding Disorder (PFD), dan ARFID
1. Picky Eating / Food Fussiness
- Picky eating atau food fussiness merupakan istilah yang terutama menggambarkan perilaku makan selektif. Anak dapat memiliki preferensi yang sangat kuat terhadap jenis makanan tertentu, menolak makanan baru (food neophobia), hanya menerima tekstur atau rasa tertentu, atau memiliki variasi makanan yang terbatas.
- Picky eating tidak secara otomatis merupakan diagnosis gangguan makan. Pada sebagian anak, perilaku ini merupakan bagian dari variasi perkembangan dan tidak menyebabkan gangguan pertumbuhan atau kekurangan nutrisi.
- Namun, picky eating perlu mendapat perhatian klinis apabila berlangsung berat atau menetap dan disertai konsekuensi seperti asupan zat gizi yang tidak adekuat, pertumbuhan terganggu, ketergantungan terhadap suplementasi, atau gangguan fungsi sosial.
- Intinya: Picky eating = deskripsi perilaku makan selektif, bukan diagnosis ICD-11 tersendiri.
2. Feeding Difficulties
- Feeding difficulties merupakan istilah yang lebih luas daripada picky eating. Istilah ini dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai kesulitan anak dalam proses makan, termasuk kesulitan menerima makanan, menolak makan, makan dalam jumlah sangat sedikit, makan dalam waktu lama, kesulitan mengunyah, kesulitan menelan, atau kesulitan mempertahankan asupan yang sesuai dengan kebutuhan usia.
- Penyebabnya sangat beragam. Feeding difficulties dapat berkaitan dengan penyakit medis, gangguan gastrointestinal, gangguan oral-motor, gangguan mengunyah atau menelan, masalah sensorik, keterampilan makan, perilaku, maupun interaksi anak dengan pengasuh.
- Karena merupakan istilah yang luas, feeding difficulties tidak dapat langsung dianggap sebagai satu diagnosis tertentu. Evaluasi lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebab dan konsekuensi klinisnya.
- Intinya:
- Feeding difficulties = istilah deskriptif yang luas untuk kesulitan makan, bukan satu diagnosis ICD-11 tertentu.
3. Pediatric Feeding Disorder (PFD)
- Pediatric Feeding Disorder (PFD) memiliki konsep klinis yang lebih terstruktur. Konsensus internasional mendefinisikan PFD sebagai gangguan asupan oral yang tidak sesuai usia dan berhubungan dengan disfungsi medis, nutrisi, keterampilan makan, dan/atau psikososial.
- PFD dapat bersifat akut atau kronis dan dapat melibatkan lebih dari satu domain sekaligus.
Empat domain PFD
| Domain | Contoh masalah |
|---|---|
| Medis | Refluks, penyakit gastrointestinal, gangguan neurologis, masalah pernapasan |
| Nutrisi | Kekurangan zat gizi, dehidrasi, berat badan tidak sesuai, ketergantungan suplementasi |
| Keterampilan makan | Kesulitan mengunyah, menggigit, mengelola tekstur, atau menelan |
| Psikososial | Penolakan makan, kecemasan saat makan, masalah interaksi anak-pengasuh |
- PFD bukan sinonim ARFID dan tidak dapat secara otomatis dipetakan menjadi satu kategori ICD-11. Seorang anak dengan PFD harus dinilai berdasarkan penyebab, manifestasi, dan konsekuensinya untuk menentukan diagnosis yang paling tepat.
- Intinya:
- PFD = konsep klinis pediatrik multidomain mengenai gangguan fungsi makan, bukan satu kategori diagnosis ICD-11 tertentu.
4. Avoidant-Restrictive Food Intake Disorder (ARFID)
- Avoidant-Restrictive Food Intake Disorder (ARFID) berbeda dari ketiga istilah sebelumnya karena merupakan diagnosis gangguan makan.
- Dalam ICD-11, ARFID diklasifikasikan dengan kode 6B83. Karakteristik utamanya adalah penghindaran atau pembatasan asupan makanan yang tidak terutama disebabkan oleh kekhawatiran terhadap berat badan atau bentuk tubuh.
- Pembatasan makan pada ARFID dapat berhubungan dengan:
- kurangnya minat terhadap makan;
- karakteristik sensorik makanan;
- ketakutan terhadap konsekuensi negatif dari makan.
- ARFID dapat menyebabkan konsekuensi klinis seperti kekurangan nutrisi, penurunan atau kegagalan pertumbuhan, kebutuhan suplementasi nutrisi, atau gangguan fungsi psikososial.
- Intinya:
- ARFID = diagnosis gangguan makan ICD-11 (6B83), bukan sekadar istilah untuk anak yang pilih-pilih makanan.
Perbedaan Utama
Tabel 1. Perbandingan Picky Eating, Feeding Difficulties, PFD, dan ARFID
| Aspek | Picky Eating / Food Fussiness | Feeding Difficulties | PFD | ARFID |
|---|---|---|---|---|
| Makna utama | Perilaku makan selektif | Istilah luas untuk kesulitan makan | Gangguan fungsi makan pediatrik | Gangguan makan dengan pembatasan/penghindaran makanan |
| Status | Deskripsi perilaku | Istilah deskriptif | Konsep klinis | Diagnosis klinis |
| ICD-11 tersendiri | Tidak | Tidak | Tidak sebagai satu kategori spesifik | Ya, 6B83 |
| Variasi makanan terbatas | Sering | Dapat terjadi | Dapat terjadi | Sering |
| Penolakan makanan | Sering | Dapat terjadi | Dapat terjadi | Sering |
| Masalah medis | Tidak harus ada | Dapat ada | Salah satu domain | Tidak menjadi penyebab utama |
| Masalah nutrisi | Tidak harus ada | Dapat ada | Salah satu domain | Dapat menjadi konsekuensi |
| Masalah keterampilan makan | Tidak harus ada | Dapat ada | Salah satu domain | Tidak selalu ada |
| Masalah psikososial | Dapat terjadi | Dapat terjadi | Salah satu domain | Dapat terjadi |
| Kekhawatiran berat/bentuk tubuh | Tidak menjadi ciri utama | Tidak menjadi ciri utama | Tidak menjadi dasar definisi | Bukan pendorong utama |
| Dapat normal secara perkembangan | Ya | Tidak selalu | Tidak | Tidak |
| Memerlukan evaluasi klinis | Bila berat/menetap | Ya | Ya | Ya |
Hubungan Picky Eating dengan ARFID
- Salah satu kesalahan yang perlu dihindari adalah menganggap bahwa semua anak yang picky eater mengalami ARFID.
- Picky eating ≠ ARFID.
- Anak dapat memiliki variasi makanan yang terbatas tetapi tetap tumbuh dengan baik, memperoleh zat gizi yang memadai, mampu mengikuti aktivitas sosial, dan tidak mengalami gangguan fungsi yang bermakna.
- Sebaliknya, apabila pembatasan makanan sangat berat dan menyebabkan konsekuensi klinis, perlu dipertimbangkan apakah anak memenuhi kriteria ARFID.
Alur sederhana:
Picky eating
↓
Apakah hanya preferensi/selektivitas makanan?
→ Ya: dapat merupakan variasi perkembangan.
→ Tidak: lakukan evaluasi lebih lanjut.
↓
Apakah terdapat konsekuensi klinis yang bermakna?
gangguan pertumbuhan;
defisiensi nutrisi;
penurunan berat badan;
ketergantungan suplementasi;
gangguan fungsi psikososial.
↓
Apakah pembatasan bukan terutama karena takut gemuk atau khawatir bentuk tubuh?
→ Ya → evaluasi kemungkinan ARFID (ICD-11 6B83).
Hubungan PFD dengan ARFID
- Hubungan antara PFD dan ARFID bersifat tumpang tindih tetapi tidak identik.
- Seorang anak dengan ARFID dapat menunjukkan masalah yang secara klinis juga terlihat sebagai PFD, misalnya variasi makanan yang sangat terbatas atau penghindaran makanan. Namun, PFD memiliki cakupan yang lebih luas karena mencakup domain medis, nutrisi, keterampilan makan, dan psikososial.
- Sebaliknya, anak dengan PFD tidak otomatis mengalami ARFID. Misalnya, anak dengan gangguan mengunyah akibat gangguan oral-motor dapat memenuhi konsep PFD tetapi tidak memenuhi kriteria ARFID.
Tabel 2. PFD vs ARFID
| Aspek | PFD | ARFID |
|---|---|---|
| Fokus | Fungsi makan secara keseluruhan | Penghindaran/pembatasan asupan |
| Domain | Medis, nutrisi, keterampilan makan, psikososial | Pola penghindaran/pembatasan dan konsekuensinya |
| Diagnosis ICD-11 spesifik | Tidak | 6B83 |
| Masalah keterampilan makan | Dapat menjadi inti masalah | Tidak harus ada |
| Masalah medis | Dapat menjadi penyebab/domain | Perlu dievaluasi sebagai diagnosis banding/komorbiditas |
| Faktor sensorik | Dapat berperan | Dapat menjadi salah satu mekanisme |
| Kekhawatiran berat/bentuk tubuh | Bukan dasar definisi | Bukan pendorong utama |
Kaitannya dengan ICD-11
- ICD-11 mengklasifikasikan gangguan makan dan perilaku makan dalam kelompok Feeding or Eating Disorders. Karena itu, istilah yang digunakan dalam praktik pediatri perlu dibedakan antara perilaku/masalah makan, konsep klinis, dan diagnosis formal.
- Tabel 3. Posisi Istilah dalam Kerangka ICD-11
| Istilah | Kategori | Kedudukan terhadap ICD-11 |
|---|---|---|
| Picky eating | Perilaku makan | Bukan diagnosis tersendiri |
| Food fussiness | Perilaku makan | Bukan diagnosis tersendiri |
| Feeding difficulties | Istilah deskriptif | Bukan satu diagnosis tersendiri |
| PFD | Konsep klinis pediatrik | Bukan satu kategori ICD-11 spesifik |
| ARFID | Gangguan makan | ICD-11: 6B83 |
| Pica | Gangguan makan | ICD-11: 6B84 |
| Rumination-Regurgitation Disorder | Gangguan makan | ICD-11: 6B85 |
| Anorexia Nervosa | Gangguan makan | ICD-11: 6B80 |
| Bulimia Nervosa | Gangguan makan | ICD-11: 6B81 |
| Binge-Eating Disorder | Gangguan makan | ICD-11: 6B82 |
Implikasi bagi Praktik Pediatri
- Perbedaan terminologi tersebut mempunyai implikasi penting dalam praktik. Picky eating tidak boleh langsung didiagnosis sebagai ARFID, dan PFD tidak boleh dianggap identik dengan ARFID. Sebaliknya, setiap anak dengan masalah makan yang menetap dan bermakna perlu dinilai secara individual.
- Penilaian sebaiknya meliputi pertumbuhan, status nutrisi, riwayat pola makan, variasi makanan, kemampuan mengunyah dan menelan, kondisi medis, karakteristik sensorik, perilaku anak, interaksi selama makan, serta fungsi psikososial.
- Pada anak dengan pembatasan makanan, pertanyaan diagnostik yang penting adalah apakah pembatasan tersebut terutama didorong oleh ketakutan menjadi gemuk atau kekhawatiran terhadap berat/bentuk tubuh. Jika ya, maka perlu dipertimbangkan gangguan makan lain seperti anorexia nervosa. Jika tidak, dan terdapat pola penghindaran/pembatasan dengan konsekuensi klinis yang sesuai, ARFID (6B83) dapat dipertimbangkan.
- Dengan demikian, diagnosis harus ditetapkan berdasarkan gambaran klinis secara keseluruhan, bukan berdasarkan satu perilaku makan saja.
Kesimpulan
- Picky eating/food fussiness, feeding difficulties, PFD, dan ARFID merupakan empat konsep yang saling berhubungan tetapi berbeda.
- Picky eating/food fussiness → terutama perilaku makan selektif.
- Feeding difficulties → istilah deskriptif luas untuk berbagai kesulitan makan.
- PFD → konsep klinis pediatrik multidomain yang mencakup aspek medis, nutrisi, keterampilan makan, dan psikososial.
- ARFID → diagnosis gangguan makan formal, termasuk dalam ICD-11 dengan kode 6B83.
- Oleh karena itu, tidak semua picky eater mengalami PFD dan tidak semua PFD merupakan ARFID. Demikian pula, keberadaan PFD tidak secara otomatis menentukan diagnosis ICD-11 tertentu.
Kerangka yang paling tepat adalah:
- Perilaku makan → masalah makan → asesmen multidomain → konsekuensi klinis → diagnosis etiologis/diagnostik → pemetaan ICD-11 bila memenuhi kriteria.
- Pendekatan ini membantu mencegah overdiagnosis sekaligus memastikan anak dengan gangguan makan yang sebenarnya dapat dikenali dan memperoleh intervensi yang sesuai.










Leave a Reply