Klinik Picky Eaters

KLINIK KESULITAN MAKAN & GANGGUAN BERAT BADAN

Klasifikasi Gangguan Makan dan Perilaku Makan pada Anak Menurut ICD-11

Klasifikasi Gangguan Makan dan Perilaku Makan pada Anak Menurut ICD-11

Gangguan makan dan perilaku makan merupakan kelompok gangguan yang dapat memengaruhi pola konsumsi makanan, status gizi, pertumbuhan, kesehatan fisik, serta fungsi psikososial anak. Dalam International Classification of Diseases, 11th Revision (ICD-11), Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menempatkan gangguan feeding dan eating dalam satu kelompok klasifikasi. Kelompok tersebut mencakup gangguan yang berkaitan dengan pembatasan asupan, perilaku makan berlebihan, perilaku kompensasi, konsumsi zat non-nutrisi, serta regurgitasi makanan.

WHO menerbitkan Clinical Descriptions and Diagnostic Requirements (CDDR) for ICD-11 Mental, Behavioural and Neurodevelopmental Disorders pada tahun 2024 sebagai pedoman diagnostik klinis yang mendukung identifikasi dan diagnosis secara lebih akurat dan konsisten.

Pada anak, penerapan klasifikasi ini perlu memperhatikan usia dan tahap perkembangan. Manifestasi gangguan makan pada anak dapat berbeda dengan orang dewasa. Sebagai contoh, pada anoreksia nervosa anak dapat mengalami kegagalan mencapai kenaikan berat badan yang sesuai dengan lintasan pertumbuhannya, bukan selalu menunjukkan penurunan berat badan yang jelas.


Klasifikasi Gangguan Makan dan Perilaku Makan Menurut ICD-11

ICD-11 mencantumkan delapan kategori utama dalam kelompok gangguan feeding dan eating, dengan kode 6B80–6B8Z.

No. Kode ICD-11 Klasifikasi Singkatan
1 6B80 Anorexia Nervosa AN
2 6B81 Bulimia Nervosa BN
3 6B82 Binge-Eating Disorder BED
4 6B83 Avoidant-Restrictive Food Intake Disorder ARFID
5 6B84 Pica
6 6B85 Rumination-Regurgitation Disorder
7 6B8Y Other Specified Feeding or Eating Disorder OSFED
8 6B8Z Feeding or Eating Disorder, Unspecified

Sumber: World Health Organization, Clinical Descriptions and Diagnostic Requirements for ICD-11 Mental, Behavioural and Neurodevelopmental Disorders (2024).


Klasifikasi Gangguan Makan dan Perilaku Makan Menurut ICD-11

1. Anorexia Nervosa (AN)

Anorexia nervosa (AN) merupakan gangguan yang ditandai oleh berat badan yang sangat rendah atau kondisi klinis yang menunjukkan berat badan tidak memadai, disertai pola perilaku yang bertujuan mempertahankan berat badan rendah serta gangguan dalam persepsi atau penilaian terhadap berat dan bentuk tubuh.

Pada populasi anak dan remaja, aspek perkembangan menjadi sangat penting. Anak dapat mengalami kegagalan memperoleh kenaikan berat badan sebagaimana yang diharapkan berdasarkan lintasan pertumbuhan individual, sehingga diagnosis tidak semata-mata didasarkan pada adanya penurunan berat badan.

ICD-11 juga membedakan anoreksia nervosa berdasarkan status berat badan dan pola perilaku, termasuk pola restriktif dan pola binge-purge.


2. Bulimia Nervosa (BN)

Bulimia nervosa (BN) ditandai dengan episode makan berlebihan (binge eating) yang berulang, disertai perilaku kompensasi yang bertujuan mencegah peningkatan berat badan.

Perilaku kompensasi dapat mencakup muntah yang disengaja, pembatasan makanan, puasa, penggunaan metode tertentu untuk mengurangi penyerapan makanan, atau aktivitas fisik yang berlebihan. Gangguan ini juga berkaitan dengan perhatian yang berlebihan terhadap berat dan bentuk tubuh.


3. Binge-Eating Disorder (BED)

Binge-eating disorder (BED) ditandai oleh episode makan berlebihan yang berulang dengan pengalaman kehilangan kendali terhadap perilaku makan.

Berbeda dengan bulimia nervosa, episode binge eating pada BED tidak secara rutin diikuti oleh perilaku kompensasi yang bertujuan mencegah kenaikan berat badan. BED merupakan kategori tersendiri dalam ICD-11 dengan kode 6B82.


4. Avoidant-Restrictive Food Intake Disorder (ARFID)

Avoidant-Restrictive Food Intake Disorder (ARFID) merupakan gangguan yang ditandai dengan penghindaran atau pembatasan asupan makanan yang tidak terutama didorong oleh kekhawatiran terhadap berat badan atau bentuk tubuh.

Pada anak, pola tersebut dapat berhubungan dengan karakteristik sensorik makanan, seperti tekstur, warna, rasa atau bau; kurangnya minat terhadap makanan; atau kekhawatiran terhadap konsekuensi negatif dari makan. Kondisi yang signifikan secara klinis dapat menyebabkan asupan nutrisi tidak memadai dan berdampak terhadap pertumbuhan atau fungsi psikososial.

ARFID merupakan salah satu kategori penting dalam klasifikasi ICD-11 karena membedakan pembatasan makan yang tidak berorientasi pada berat atau bentuk tubuh dari anoreksia nervosa.


5. Pica

Pica merupakan gangguan yang ditandai dengan konsumsi berulang bahan atau zat yang tidak memiliki nilai gizi, misalnya tanah, kapur, plastik, kertas, logam, atau bahan nonpangan lainnya.

Dalam diagnosis pada anak, perilaku tersebut harus dinilai berdasarkan usia dan tingkat perkembangan. Memasukkan benda ke mulut merupakan bagian dari perkembangan normal pada anak usia tertentu sehingga tidak secara otomatis dapat dikategorikan sebagai pica.


6. Rumination-Regurgitation Disorder

Rumination-regurgitation disorder ditandai dengan tindakan membawa kembali makanan yang sebelumnya telah ditelan ke dalam mulut secara berulang. Makanan tersebut dapat dikunyah kembali dan ditelan atau dikeluarkan.

Kondisi ini perlu dibedakan dari muntah karena mekanismenya bukan sekadar episode muntah. ICD-11 menempatkannya sebagai kategori tersendiri dengan kode 6B85.


7. Other Specified Feeding or Eating Disorder (OSFED)

Other Specified Feeding or Eating Disorder (OSFED) merupakan kategori yang digunakan ketika terdapat gangguan feeding atau eating yang bermakna secara klinis, tetapi pola yang ditemukan tidak sepenuhnya memenuhi kriteria untuk salah satu kategori gangguan spesifik lainnya.

Dalam ICD-11 kategori ini menggunakan kode 6B8Y.


8. Feeding or Eating Disorder, Unspecified

Kategori Feeding or Eating Disorder, Unspecified digunakan ketika terdapat gangguan feeding atau eating yang bermakna secara klinis, tetapi informasi yang tersedia tidak cukup untuk menentukan kategori yang lebih spesifik.

Dalam ICD-11 kategori ini menggunakan kode 6B8Z.


Karakteristik Penting pada Populasi Anak

Penerapan ICD-11 pada anak memerlukan pendekatan yang mempertimbangkan pertumbuhan, perkembangan, usia, status gizi, dan fungsi psikososial. Hal ini penting karena perilaku makan tertentu dapat merupakan bagian dari perkembangan normal, sementara pada kondisi lain perilaku yang tampak sederhana dapat berkembang menjadi gangguan klinis.

Pembatasan makanan, misalnya, tidak selalu menunjukkan anoreksia nervosa. Apabila pembatasan tersebut terutama berkaitan dengan karakteristik sensorik makanan, kurangnya minat makan, atau ketakutan terhadap konsekuensi makan dan tidak berkaitan dengan kekhawatiran terhadap berat atau bentuk tubuh, ARFID dapat menjadi diagnosis yang lebih relevan apabila memenuhi persyaratan klinis.

Demikian pula, konsumsi benda nonpangan pada anak harus dinilai berdasarkan tahap perkembangan. Pica baru menjadi perhatian diagnostik apabila perilaku tersebut tidak sesuai dengan tingkat perkembangan dan memenuhi persyaratan klinis yang relevan.

Pada anoreksia nervosa, penilaian pertumbuhan sangat penting karena anak dan remaja dapat menunjukkan kegagalan memperoleh berat badan sesuai lintasan pertumbuhan meskipun belum mengalami penurunan berat badan yang mencolok.


Tabel Ringkasan Klinis

Kategori Kode ICD-11 Fokus utama gangguan Relevansi pada anak
Anorexia Nervosa 6B80 Pembatasan makan dan berat badan rendah dengan gangguan terkait berat/bentuk tubuh Dapat berupa kegagalan kenaikan berat badan sesuai pertumbuhan
Bulimia Nervosa 6B81 Binge eating dan perilaku kompensasi Perlu memperhatikan perubahan pola makan dan perilaku terkait berat badan
Binge-Eating Disorder 6B82 Binge eating berulang tanpa kompensasi rutin Dapat memengaruhi status gizi dan fungsi psikososial
ARFID 6B83 Penghindaran/pembatasan makan bukan karena kekhawatiran berat/bentuk tubuh Dapat menyebabkan kekurangan nutrisi dan gangguan pertumbuhan
Pica 6B84 Konsumsi bahan non-nutrisi Diagnosis mempertimbangkan usia dan perkembangan
Rumination-Regurgitation Disorder 6B85 Regurgitasi makanan berulang Dapat memengaruhi asupan dan kesehatan fisik
OSFED 6B8Y Gangguan klinis yang tidak memenuhi kategori spesifik secara lengkap Digunakan berdasarkan gambaran klinis
Unspecified Feeding or Eating Disorder 6B8Z Gangguan klinis dengan informasi diagnostik yang belum memadai Digunakan ketika klasifikasi spesifik belum dapat ditentukan

Masalah dan Perilaku Makan Pediatrik serta Kaitannya dengan ICD-11

Dalam praktik pediatri, picky eating/food fussiness, feeding difficulties, dan Pediatric Feeding Disorder (PFD) merupakan istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan masalah makan pada bayi, anak, dan remaja. Ketiganya tidak secara otomatis merupakan diagnosis tersendiri dalam ICD-11. Picky eating terutama menggambarkan perilaku makan selektif, sedangkan feeding difficulties merupakan istilah deskriptif yang dapat mencakup berbagai masalah makan. PFD memiliki definisi klinis yang lebih terstruktur, yaitu asupan oral yang tidak sesuai usia dan disertai disfungsi medis, nutrisi, keterampilan makan, dan/atau psikososial.

Picky eating/food fussiness umumnya ditandai dengan konsumsi jenis makanan yang terbatas atau keengganan mencoba makanan baru. Dalam kerangka PFD, food overselectivity (picky eating) merupakan salah satu manifestasi gangguan fungsi makan, tetapi picky eating sendiri tidak dapat langsung dianggap sebagai ARFID. Penilaian diperlukan untuk menentukan apakah perilaku tersebut masih berada dalam variasi perkembangan normal atau telah menyebabkan konsekuensi klinis seperti kekurangan zat gizi, gangguan pertumbuhan, atau gangguan fungsi psikososial.

Feeding difficulties merupakan istilah yang lebih luas untuk menggambarkan kesulitan anak dalam menerima, mengonsumsi, atau mempertahankan pola asupan makanan yang sesuai. Kesulitan tersebut dapat berkaitan dengan kondisi medis, kemampuan mengunyah atau menelan, keterampilan makan, karakteristik sensorik, perilaku anak, maupun interaksi anak dengan pengasuh. Karena bersifat luas, istilah feeding difficulties perlu ditindaklanjuti dengan evaluasi klinis untuk menentukan kondisi spesifik yang mendasarinya.

Pediatric Feeding Disorder (PFD) memiliki konsep yang lebih komprehensif. Konsensus internasional mendefinisikan PFD sebagai gangguan asupan oral yang tidak sesuai usia dan berhubungan dengan sedikitnya satu dari empat domain: medis, nutrisi, keterampilan makan, atau psikososial. PFD dapat bersifat akut atau kronis. Dalam kaitannya dengan ICD-11, PFD tidak identik dengan satu kategori diagnosis ICD-11 tertentu sehingga anak dengan PFD perlu dinilai lebih lanjut untuk menentukan diagnosis ICD-11 yang paling sesuai, termasuk ARFID (6B83) apabila memenuhi kriteria, atau diagnosis lain sesuai penyebab dan manifestasi klinisnya.

Tabel. Masalah/Perilaku Makan Pediatrik dan Kaitannya dengan ICD-11

No. Masalah/perilaku makan pediatrik Karakteristik utama Kedudukan dalam ICD-11 Kemungkinan kaitan klinis
1 Picky eating / Food fussiness Makan sangat selektif, variasi makanan terbatas, enggan mencoba makanan baru Bukan diagnosis ICD-11 tersendiri Dapat merupakan variasi perkembangan; bila bermakna secara klinis perlu dievaluasi, termasuk kemungkinan ARFID (6B83)
2 Feeding difficulties Kesulitan menerima, mengonsumsi, mengunyah, menelan, atau mempertahankan asupan sesuai usia Istilah deskriptif, bukan kategori ICD-11 tersendiri Perlu dicari penyebab medis, nutrisi, keterampilan makan, psikososial, atau gangguan feeding/eating tertentu
3 Pediatric Feeding Disorder (PFD) Asupan oral tidak sesuai usia disertai disfungsi medis, nutrisi, keterampilan makan, dan/atau psikososial Bukan satu diagnosis spesifik dalam ICD-11 Dapat memerlukan pemetaan ke diagnosis ICD-11 yang sesuai, termasuk ARFID (6B83) bila memenuhi kriteria
4 ARFID Penghindaran/pembatasan asupan yang bukan terutama karena kekhawatiran berat atau bentuk tubuh Diagnosis ICD-11: 6B83 Salah satu diagnosis ICD-11 yang dapat menjelaskan sebagian kasus pembatasan makan/PFD
5 Rumination-Regurgitation Disorder Regurgitasi makanan berulang setelah makanan ditelan Diagnosis ICD-11: 6B85 Dapat ditemukan pada anak dengan masalah feeding, tetapi harus memenuhi kriteria diagnosis
6 Pica Konsumsi berulang bahan yang tidak memiliki nilai gizi Diagnosis ICD-11: 6B84 Perlu mempertimbangkan usia dan tahap perkembangan anak

Inti hubungan klasifikasinya: picky eating, food fussiness, feeding difficulties, dan PFD sebaiknya dipandang sebagai masalah atau konsep klinis pediatrik yang kemudian harus dinilai secara diagnostik, bukan langsung dimasukkan sebagai kategori tambahan ICD-11. Sebaliknya, ARFID, pica, dan rumination-regurgitation disorder merupakan kategori diagnostik yang memang tercantum dalam ICD-11.

Klasifikasi Gangguan Makan dan Perilaku Makan pada Anak Menurut ICD-11 mencakup delapan kategori utama, yaitu Anorexia Nervosa (AN), Bulimia Nervosa (BN), Binge-Eating Disorder (BED), Avoidant-Restrictive Food Intake Disorder (ARFID), Pica, Rumination-Regurgitation Disorder, Other Specified Feeding or Eating Disorder (OSFED), serta Feeding or Eating Disorder, Unspecified. Klasifikasi tersebut memberikan kerangka diagnostik internasional untuk mengidentifikasi berbagai bentuk gangguan makan dan perilaku makan secara sistematis.

Dalam konteks pediatri, penerapan ICD-11 perlu mempertimbangkan karakteristik pertumbuhan dan perkembangan anak. Penilaian tidak hanya didasarkan pada berat badan atau pola konsumsi makanan, tetapi juga mencakup pertumbuhan, status gizi, perkembangan, perilaku makan, kondisi medis, keterampilan makan, serta fungsi psikososial. Pendekatan komprehensif diperlukan karena manifestasi gangguan makan pada anak dapat berbeda dengan orang dewasa.

Sementara itu, picky eating/food fussiness, feeding difficulties, dan Pediatric Feeding Disorder (PFD) merupakan istilah atau konsep klinis yang sering digunakan dalam praktik pediatri, tetapi tidak seharusnya secara langsung dianggap sebagai kategori diagnosis tambahan dalam ICD-11. Istilah tersebut menggambarkan masalah atau gangguan dalam proses makan yang selanjutnya perlu dievaluasi secara klinis untuk menentukan kondisi atau diagnosis yang paling sesuai. Pada sebagian anak, misalnya, pola pembatasan atau penghindaran makanan dapat memenuhi kriteria ARFID (6B83), sedangkan manifestasi lain dapat berkaitan dengan kondisi medis, gangguan keterampilan makan, atau faktor psikososial.

Implikasi bagi Praktik Pediatri

Klasifikasi ICD-11 memberikan kerangka yang lebih luas untuk memahami gangguan makan pada anak. Pengelompokan tersebut tidak hanya mencakup gangguan yang berhubungan dengan berat dan bentuk tubuh, tetapi juga gangguan feeding seperti ARFID, pica, dan rumination-regurgitation disorder.

Dalam praktik klinis, diagnosis tidak seharusnya didasarkan hanya pada berat badan anak. Evaluasi perlu mempertimbangkan riwayat pertumbuhan, pola makan, variasi makanan yang dikonsumsi, perilaku saat makan, kondisi medis, status nutrisi, perkembangan anak, serta dampak terhadap fungsi keluarga, sosial, dan pendidikan.

CDDR ICD-11 dikembangkan WHO untuk membantu tenaga kesehatan melakukan identifikasi dan diagnosis secara akurat serta konsisten berdasarkan bukti ilmiah dan praktik klinis terkini.

Terdapat perbedaan penting antara masalah/perilaku makan pediatrik dan diagnosis gangguan makan menurut ICD-11. Picky eating, food fussiness, feeding difficulties, dan PFD sebaiknya ditempatkan sebagai masalah atau konsep klinis yang memerlukan penilaian lebih lanjut, sedangkan ARFID, Pica, dan Rumination-Regurgitation Disorder merupakan kategori diagnostik yang secara eksplisit terdapat dalam ICD-11. Kerangka ini membantu tenaga kesehatan melakukan identifikasi, evaluasi, diagnosis, dan tata laksana gangguan makan pada anak secara lebih terstruktur dan sesuai dengan perkembangan anak.


Kesimpulan

Klasifikasi Gangguan Makan dan Perilaku Makan pada Anak Menurut ICD-11 mencakup delapan kategori utama, yaitu Anorexia Nervosa, Bulimia Nervosa, Binge-Eating Disorder, Avoidant-Restrictive Food Intake Disorder, Pica, Rumination-Regurgitation Disorder, Other Specified Feeding or Eating Disorder, serta Feeding or Eating Disorder, Unspecified.

Klasifikasi ini penting dalam bidang pediatri karena gangguan makan pada anak memiliki karakteristik perkembangan yang khas. Penggunaan ICD-11 harus disertai penilaian komprehensif terhadap pertumbuhan, perkembangan, status gizi, perilaku makan, kondisi medis, serta fungsi psikososial anak.

Dengan demikian, ICD-11 dapat menjadi kerangka standardisasi internasional untuk membantu tenaga kesehatan mengenali berbagai bentuk gangguan makan dan perilaku makan secara lebih sistematis.

 


Daftar Pustaka

  • World Health Organization. (2024). Clinical Descriptions and Diagnostic Requirements for ICD-11 Mental, Behavioural and Neurodevelopmental Disorders. Geneva: World Health Organization.
  • World Health Organization. (2024). Clinical descriptions and diagnostic requirements for ICD-11 mental, behavioural and neurodevelopmental disorders. Geneva: WHO.
  • Reed, G. M., et al. (2019). The classification of feeding and eating disorders in the ICD-11: results of a field study comparing proposed ICD-11 guidelines with existing ICD-10 guidelines. BMC Medicine.
  • Uher, R., & Rutter, M. (2012). Classification of feeding and eating disorders: review of evidence and proposals for ICD-11. World Psychiatry, 11(2), 80–92.
  • World Health Organization. (2019). International Classification of Diseases 11th Revision (ICD-11). Geneva: World Health Organization.
  • Goday, P. S., Huh, S. Y., Silverman, A., et al. (2019). Pediatric Feeding Disorder: Consensus Definition and Conceptual Framework. Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition, 68(1), 124–129.
  • World Health Organization. (2024). Clinical Descriptions and Diagnostic Requirements for ICD-11 Mental, Behavioural and Neurodevelopmental Disorders. Geneva: WHO.
  • World Health Organization. International Classification of Diseases 11th Revision (ICD-11). Geneva: WHO.
  • Goday, P. S., et al. (2019). Pediatric Feeding Disorder: Consensus Definition and Conceptual Framework. Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition, 68(1), 124–129.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *