Klinik Picky Eaters

KLINIK KESULITAN MAKAN & GANGGUAN BERAT BADAN

Klasifikasi Gangguan Makan dan Perilaku Makan pada Dewasa Menurut ICD-11

Klasifikasi Gangguan Makan dan Perilaku Makan pada Dewasa Menurut ICD-11

Sadiaz Yudhasmara, Widodo Judarwanto

Gangguan makan dan perilaku makan merupakan kelompok gangguan yang ditandai oleh pola makan atau perilaku yang berkaitan dengan makanan yang menyimpang dan menimbulkan dampak bermakna terhadap kesehatan fisik maupun fungsi psikososial. Pada orang dewasa, gangguan tersebut dapat berupa pembatasan asupan makanan, episode makan berlebihan (binge eating), perilaku kompensasi, penghindaran makanan, konsumsi zat nonpangan, maupun regurgitasi makanan. ICD-11 menempatkan kondisi tersebut dalam kelompok Feeding or Eating Disorders dengan kode 6B80–6B8Z. Klasifikasi ini berlaku lintas kelompok usia, sehingga kategori diagnostiknya dapat digunakan pada orang dewasa maupun populasi yang lebih muda.

WHO melalui Clinical Descriptions and Diagnostic Requirements (CDDR) for ICD-11 Mental, Behavioural and Neurodevelopmental Disorders menyediakan pedoman klinis untuk mendukung identifikasi dan diagnosis gangguan secara akurat dan konsisten. CDDR diterbitkan WHO pada 2024 berdasarkan kajian bukti ilmiah dan praktik klinis internasional.

Pada orang dewasa, gangguan makan tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan berat badan. Seseorang dengan berat badan normal atau lebih tinggi tetap dapat memenuhi kriteria gangguan makan tertentu. Bahkan, pedoman klinis menekankan bahwa gangguan seperti bulimia nervosa dan binge-eating disorder dapat terjadi pada berbagai rentang berat badan.


Klasifikasi Gangguan Makan dan Perilaku Makan pada Dewasa Menurut ICD-11

ICD-11 mengelompokkan gangguan makan dan perilaku makan menjadi delapan kategori utama.

No. Kode ICD-11 Klasifikasi Singkatan
1 6B80 Anorexia Nervosa AN
2 6B81 Bulimia Nervosa BN
3 6B82 Binge-Eating Disorder BED
4 6B83 Avoidant-Restrictive Food Intake Disorder ARFID
5 6B84 Pica
6 6B85 Rumination-Regurgitation Disorder
7 6B8Y Other Specified Feeding or Eating Disorder OSFED
8 6B8Z Feeding or Eating Disorder, Unspecified
  • Sumber: World Health Organization, ICD-11 dan Clinical Descriptions and Diagnostic Requirements.

1. Anorexia Nervosa (AN)

  • Anorexia nervosa (AN) ditandai dengan berat badan yang secara signifikan rendah atau kondisi berat badan yang tidak memadai sesuai karakteristik individual, disertai pembatasan asupan energi atau perilaku lain untuk mempertahankan berat badan rendah. Gangguan ini juga melibatkan ketakutan terhadap peningkatan berat badan atau pola kognitif dan perilaku yang berkaitan dengan berat serta bentuk tubuh.
  • Dalam ICD-11, anoreksia nervosa tidak hanya dipahami sebagai gangguan yang terjadi pada individu dengan berat badan sangat rendah. Klasifikasi tersebut memungkinkan penilaian tingkat keparahan, termasuk kondisi dengan dangerously low body weight. Hal ini penting karena komplikasi medis dapat terjadi dan memerlukan perhatian klinis segera.

2. Bulimia Nervosa (BN)

  • Bulimia nervosa (BN) ditandai dengan episode makan berlebihan yang berulang disertai perilaku kompensasi yang bertujuan mencegah peningkatan berat badan. Perilaku kompensasi dapat berupa muntah yang disengaja, penggunaan metode tertentu untuk mengurangi penyerapan makanan, pembatasan makan, atau aktivitas fisik yang berlebihan.
  • Perhatian yang berlebihan terhadap berat dan bentuk tubuh merupakan bagian penting dalam gambaran klinis bulimia nervosa. Berbeda dengan anoreksia nervosa, seseorang dengan bulimia nervosa tidak harus memiliki berat badan rendah.

3. Binge-Eating Disorder (BED)

  • Binge-eating disorder (BED) ditandai oleh episode binge eating yang berulang, yaitu konsumsi makanan dalam jumlah besar disertai pengalaman kehilangan kendali terhadap makan. Episode tersebut menimbulkan distres bermakna atau gangguan fungsi.
  • Ciri penting BED adalah tidak adanya perilaku kompensasi yang berulang sebagaimana ditemukan pada bulimia nervosa. BED dapat terjadi pada individu dengan berbagai status berat badan dan tidak dapat didiagnosis hanya berdasarkan adanya obesitas atau kelebihan berat badan.

4. Avoidant-Restrictive Food Intake Disorder (ARFID)

  • Avoidant-Restrictive Food Intake Disorder (ARFID) ditandai oleh penghindaran atau pembatasan asupan makanan yang tidak terutama disebabkan oleh kekhawatiran terhadap berat badan atau bentuk tubuh.
  • Pada orang dewasa, pembatasan dapat berhubungan dengan kurangnya minat terhadap makanan, karakteristik sensorik makanan, atau kekhawatiran mengenai konsekuensi negatif dari makan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penurunan berat badan, kekurangan nutrisi, ketergantungan pada suplementasi nutrisi atau gangguan fungsi psikososial.

5. Pica

  • Pica merupakan gangguan yang ditandai oleh konsumsi berulang bahan atau zat yang tidak memiliki nilai gizi. Pada orang dewasa, kondisi ini dapat muncul dalam berbagai konteks klinis dan perlu dibedakan dari perilaku konsumsi yang berkaitan dengan kebiasaan budaya atau kondisi tertentu.
  • Dalam ICD-11, pica merupakan kategori diagnostik tersendiri dengan kode 6B84.

6. Rumination-Regurgitation Disorder

  • Rumination-regurgitation disorder ditandai oleh regurgitasi makanan yang telah ditelan secara berulang. Makanan yang diregurgitasi dapat dikunyah kembali, ditelan kembali, atau dikeluarkan.
  • Gangguan ini merupakan kategori tersendiri dalam ICD-11 dengan kode 6B85 dan dapat ditemukan pada orang dewasa. Diagnosis perlu membedakannya dari muntah akibat penyakit gastrointestinal atau kondisi medis lainnya.

7. Other Specified Feeding or Eating Disorder (OSFED)

  • Other Specified Feeding or Eating Disorder (OSFED) digunakan ketika terdapat gangguan makan atau perilaku makan yang bermakna secara klinis, tetapi pola klinisnya tidak memenuhi seluruh persyaratan untuk salah satu kategori gangguan makan spesifik lainnya.
  • Dalam ICD-11, kategori ini menggunakan kode 6B8Y. Kategori tersebut memungkinkan kasus dengan manifestasi klinis bermakna tetap diklasifikasikan secara sistematis ketika tidak sesuai sepenuhnya dengan kategori utama lainnya.

8. Feeding or Eating Disorder, Unspecified

  • Feeding or Eating Disorder, Unspecified menggunakan kode 6B8Z dan digunakan ketika terdapat gangguan makan atau perilaku makan yang bermakna secara klinis, tetapi informasi yang tersedia belum mencukupi untuk menetapkan kategori yang lebih spesifik.

Tabel Ringkasan Klinis pada Dewasa

Kategori Kode ICD-11 Karakteristik utama Aspek penting pada dewasa
Anorexia Nervosa 6B80 Pembatasan asupan dan berat badan rendah disertai psikopatologi terkait berat/bentuk tubuh Dapat terjadi pada berbagai kelompok dewasa dan memiliki risiko komplikasi medis serius
Bulimia Nervosa 6B81 Binge eating disertai perilaku kompensasi Tidak harus disertai berat badan rendah
Binge-Eating Disorder 6B82 Binge eating berulang tanpa kompensasi rutin Dapat terjadi pada semua rentang berat badan
ARFID 6B83 Penghindaran/pembatasan makanan bukan terutama karena berat/bentuk tubuh Dapat menyebabkan kekurangan nutrisi, penurunan berat badan, atau gangguan fungsi
Pica 6B84 Konsumsi bahan non-nutrisi Perlu membedakan perilaku klinis dari faktor budaya atau kondisi medis
Rumination-Regurgitation Disorder 6B85 Regurgitasi makanan berulang Perlu membedakan dari muntah akibat penyakit medis
OSFED 6B8Y Gangguan klinis yang tidak memenuhi seluruh kriteria kategori spesifik Digunakan berdasarkan gambaran klinis
Unspecified 6B8Z Gangguan klinis dengan informasi diagnostik yang belum memadai Digunakan ketika diagnosis spesifik belum dapat ditentukan

Perbedaan Fokus pada Dewasa dan Anak

  • Meskipun kategori ICD-11 digunakan lintas usia, manifestasi klinisnya dapat berbeda menurut tahap perkembangan. Pada anak, evaluasi lebih banyak mempertimbangkan pertumbuhan dan perkembangan, sedangkan pada orang dewasa penilaian dapat lebih berfokus pada perubahan berat badan, pola makan, perilaku kompensasi, psikopatologi terkait tubuh, status nutrisi, dan dampak terhadap fungsi sosial maupun pekerjaan.
  • Klasifikasi ICD-11 sengaja menggabungkan feeding dan eating disorders dalam satu kelompok dengan kategori yang dapat diterapkan lintas usia. Pendekatan ini dimaksudkan untuk mengurangi fragmentasi diagnosis dan memungkinkan kesinambungan diagnosis ketika gangguan berkembang dari masa anak dan remaja menuju dewasa.

Picky Eating, Food Fussiness, Feeding Difficulties, dan PFD pada Dewasa

  • Istilah picky eating/food fussiness, feeding difficulties, dan Pediatric Feeding Disorder (PFD) terutama digunakan dalam konteks pediatri dan bukan merupakan delapan kategori diagnosis ICD-11 tersendiri. Oleh karena itu, istilah tersebut tidak sebaiknya ditambahkan sebagai kategori diagnostik gangguan makan pada dewasa.
  • Pada orang dewasa, perilaku makan selektif atau pembatasan makanan perlu dinilai berdasarkan penyebab, konsekuensi klinis, dan pola psikopatologi yang menyertainya. Apabila pembatasan makanan memenuhi persyaratan klinis, ARFID (6B83) dapat dipertimbangkan, sedangkan perilaku makan lainnya dapat memenuhi kategori ICD-11 yang berbeda. Dengan demikian, istilah deskriptif mengenai masalah makan harus dibedakan dari diagnosis formal ICD-11.

Implikasi Klinis

  • Gangguan makan pada dewasa dapat menimbulkan konsekuensi terhadap status nutrisi, metabolisme, sistem kardiovaskular, gastrointestinal, kesehatan tulang, serta kesehatan mental. WHO menegaskan bahwa gangguan makan dapat menyebabkan risiko atau kerusakan kesehatan yang bermakna, distres, maupun gangguan fungsi.
  • Oleh karena itu, diagnosis tidak sebaiknya hanya didasarkan pada indeks massa tubuh atau penampilan fisik. Individu dengan berat badan normal atau tinggi tetap dapat mengalami anoreksia nervosa, bulimia nervosa, binge-eating disorder, atau gangguan makan lainnya. Penilaian klinis perlu mencakup riwayat perubahan berat badan, pola makan, binge eating, perilaku kompensasi, pembatasan makanan, status nutrisi, kondisi medis, serta dampak psikososial.

Kesimpulan

  • Klasifikasi Gangguan Makan dan Perilaku Makan pada Dewasa Menurut ICD-11 mencakup delapan kategori utama, yaitu Anorexia Nervosa, Bulimia Nervosa, Binge-Eating Disorder, Avoidant-Restrictive Food Intake Disorder, Pica, Rumination-Regurgitation Disorder, Other Specified Feeding or Eating Disorder, serta Feeding or Eating Disorder, Unspecified. Kedelapan kategori tersebut berada dalam kelompok ICD-11 Feeding or Eating Disorders (6B80–6B8Z).
  • Klasifikasi tersebut penting dalam praktik kesehatan dewasa karena gangguan makan dapat muncul pada berbagai rentang berat badan dan memiliki manifestasi klinis yang beragam. Diagnosis harus dilakukan melalui penilaian komprehensif terhadap pola makan, berat badan dan perubahan berat badan, status nutrisi, kondisi medis, perilaku kompensasi, psikopatologi terkait makanan dan tubuh, serta fungsi psikososial.
  • Berbeda dengan kategori diagnosis ICD-11, istilah seperti picky eating, food fussiness, feeding difficulties, dan PFD lebih tepat dipahami sebagai istilah deskriptif atau konsep klinis, bukan kategori tambahan dalam ICD-11. Pada orang dewasa, masalah makan tersebut perlu dievaluasi lebih lanjut untuk menentukan apakah memenuhi kriteria ARFID atau gangguan makan ICD-11 lainnya.
  • Dengan demikian, ICD-11 menyediakan kerangka standardisasi internasional yang memungkinkan tenaga kesehatan mengenali, mengklasifikasikan, mendokumentasikan, dan mengomunikasikan gangguan makan pada orang dewasa secara lebih sistematis dan konsisten. WHO juga terus memperbarui ICD-11; rilis ICD-11 tahun 2026 telah diterbitkan sebagai bagian dari pembaruan konten dan sistem klasifikasi internasional.

Daftar Pustaka

  1. World Health Organization. (2024). Clinical Descriptions and Diagnostic Requirements for ICD-11 Mental, Behavioural and Neurodevelopmental Disorders. Geneva: World Health Organization.
  2. World Health Organization. (2026). ICD-11 2026 Release. Geneva: World Health Organization.
  3. World Health Organization. ICD-11: International Classification of Diseases 11th Revision. Geneva: World Health Organization.
  4. Reed, G. M., et al. (2019). The classification of feeding and eating disorders in the ICD-11: results of a field study comparing proposed ICD-11 guidelines with existing ICD-10 guidelines. BMC Medicine.
  5. Uher, R., & Rutter, M. (2012). Classification of feeding and eating disorders: review of evidence and proposals for ICD-11. World Psychiatry, 11(2), 80–92.
  6. Hay, P., et al. Management of eating disorders for people with higher weight: clinical practice guideline. Journal of Eating Disorders.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *